

Restoran Pringsewu bergerak cepat menyesuaikan diri dengan pola kerja industri yang semakin dinamis. Tak lagi sekadar tempat makan keluarga, Pringsewu kini memperkuat lini catering harian yang dirancang khusus untuk pekerja pabrik dan perkantoran—praktis, cepat, higienis, dan rasanya tetap “rumahan”.
Basis Operasional di KIW Semarang
Langkah serius itu ditandai dengan dibukanya dapur operasional di Kawasan Industri Wijaya Kusuma (KIW) Semarang, tepatnya di Jl. Tugu Wijaya VII, Randu Garut. Posisi dapur dekat dengan tenant-tenant industri membuat proses produksi dan distribusi menu harian menjadi jauh lebih efisien. Pesanan bisa diproduksi dalam jumlah besar, dikirim tepat waktu, dan tetap terjaga kualitasnya.
Portofolio layanan Pringsewu untuk segmen industri cukup lengkap:
Catering harian untuk pabrik dan perkantoran
Snack meeting dan coffee break
Menu prasmanan dan makan besar untuk rapat, gathering, hingga pelatihan
Pesanan untuk instansi, event, dan wedding
Layanan budaya/komunitas seperti selapanan dan mitoni
Dengan pengalaman panjang di bisnis restoran, Pringsewu membawa standar olahan dapur yang rapi ke ranah katering massal—mulai dari perencanaan menu, pengemasan, hingga distribusi.
Fokus pada Keamanan Pangan dan Kehalalan
Pringsewu menegaskan semua menu diproduksi dengan standar keamanan pangan yang ketat. Selain itu, seluruh produk telah bersertifikat halal, sehingga perusahaan maupun karyawan tidak perlu ragu soal kepatuhan syariah dan kebersihan proses pengolahan.
Strategi Bisnis yang Berkelanjutan
Penguatan unit katering ini bukan sekadar respons sesaat pasca-Covid. Pringsewu melihat kebutuhan makan yang praktis, terjangkau, dan bergizi untuk SDM industri sebagai kebutuhan utama, bukan tren. Karena itu, model operasional dipersiapkan untuk jangka panjang: dapur dekat kawasan industri, armada pengantaran memadai, serta sistem pemesanan yang fleksibel—baik untuk kontrak harian, mingguan, maupun bulanan.
Target dan Rencana Ekspansi
Dalam waktu dekat, Pringsewu menargetkan seluruh pabrik di KIW dapat dilayani secara konsisten. Setelah Semarang, ekspansi direncanakan menuju Kawasan Industri Batang (KIB), Surabaya, Jakarta, dan sejumlah kota potensial lainnya, termasuk di luar Jawa. Dengan jaringan dapur yang tersebar, pengiriman bisa lebih cepat dan biaya logistik lebih efisien.
website : https://pringsewucatering.com