Cari rute terdekat dari Jakarta ke Purwokerto banyumas ?

PT Pringsewu Cemerlang > blog > Cari rute terdekat dari Jakarta ke Purwokerto banyumas ?
jakarta_purwokerto
  • Post by:
  • Comments (0)
Mau reservasi biar makan langsung tersaji
Tulis jam datang dan jumlah orang. Balasan cepat.

Chat WhatsApp Sekarang

Foto

Perjalanan saya kali ini dari Jakarta menuju Purwokerto saya mulai berangkat jam 03.30. E-toll dicek, tekanan ban dilihat, air minum dan tisu masuk bagasi, Google Maps diset ke tujuan Restoran Taman Pringgading Purwokerto. Jam 04.00 mobil sudah keluar dari Jakarta Selatan. Arah awal: JORR timur, target Cikunir. Jalan masih lengang, jadi saya jaga ritme biar badan nggak capek di awal.

Di Cikunir saya pilih Jalan Layang MBZ. Alasannya simpel: ritme lebih konstan, minim stop-and-go. Saya kunci kecepatan di 80–90 km/jam; nggak perlu ngebut. Angin samping kadang kerasa, jadi tangan tetap mantap di setir dan jaga jarak lebih panjang dari mobil depan. Sekitar 05.00 saya sudah turun dari MBZ, masuk Gerbang Cikampek Utama, lanjut Tol Cipali.
Segmen Cipali ini bagian paling “tenang”. Jalannya lurus dan panjang, jadi fokus saya cuma tiga: jaga ritme, disiplin lajur, dan istirahat terjadwal. Saya set target istirahat satu kali di rest area besar (Cipali) buat isi bensin, toilet, dan peregangan. Di rest area, saya batasi waktu 20–25 menit. BBM ditambah secukupnya (biar aman sampai keluar tol Brebes), ban dicek sekilas, lalu lanjut jalan.
Setelah lewat Palimanan, saya lanjut jalur Trans Jawa ke arah Pejagan/Brebes. Ini enak karena masih tol panjang, jadi ritme stabil. Triknya: jangan terlalu sering pindah lajur, hindari “ngejar” kendaraan lain, dan selalu siap sama truk besar yang kadang pindah lajur pelan.
Saya biasanya keluar di area Brebes (Brebes Timur/sekitar Pejagan), lalu lanjut jalur arteri ke selatan: Bumiayu → Ajibarang/Wangon → Purwokerto. Nah, begitu masuk arteri, ritmenya berubah: banyak truk, bus, motor lokal, dan beberapa titik pasar pagi. Di sini aturannya jelas: sein lebih awal, sabar saat menyalip, dan hindari manuver mendadak. Banyak zona ramai (sekolah/perkampungan), jadi saya turunkan kecepatan tiap masuk area padat.
Di jalur Bumiayu–Ajibarang ini, Maps kadang ngarahin ke “jalan tikus”. Saya pilih jalan utama saja biar lebih aman dan waktu tetap terukur. Menjelang Ajibarang/Wangon saya ambil pit stop singkat di minimarket: beli air, peregangan dua menit, lalu lanjut. Target saya tiba Purwokerto jelang siang, biar masih enak buat makan dan lanjut agenda.
Masuk Purwokerto, saya arahkan langsung ke Jl. DI Panjaitan menuju Restoran Taman Pringgading Purwokerto. Area kota lebih ramai, jadi saya pilih jalur yang paling “lurus” walau sedikit muter, daripada maksa masuk gang sempit. Sinyal biasanya aman, jadi saya bisa kabari keluarga/teman 30 menit sebelum tiba.
Estimasi waktu dari catatan perjalanan ini:
  • Berangkat persiapan: 03.30
  • Keluar Jakarta Selatan: 04.00
  • Cikunir/masuk MBZ: ±04.20–04.30
  • Turun MBZ → Cikampek Utama: ±05.00
  • Istirahat utama (Cipali): ±06.00–06.25
  • Palimanan (lanjut Trans Jawa): ±07.00–07.30
  • Area Pejagan/Brebes: ±08.00–08.30
  • Keluar tol → Bumiayu: ±08.45–09.30 (tergantung padat lokal)
  • Bumiayu → Ajibarang/Wangon: ±09.45–10.45
  • Ajibarang/Wangon → Purwokerto: ±10.45–11.30
  • Tiba Restoran Taman Pringgading: ±11.30–12.00
Total ±7–9 jam dengan 1x istirahat utama dan 1 pit stop pendek. Kalau bawa anak kecil atau lansia, saya tambah 1 istirahat ekstra 10–15 menit di arteri.
Hal teknis yang saya lakukan sepanjang jalan:
Kecepatan dijaga 80–100 km/jam di tol; di arteri mengikuti arus dan rambu. Tujuannya hemat energi dan BBM.
Overtake hanya di ruang yang benar-benar aman. Jalur arteri banyak tikungan panjang + kendaraan besar, jangan maksa.
Ban & rem: tiap selesai istirahat saya cek sekilas—lihat kondisi ban, pastikan nggak ada kelainan visual.
BBM: isi penuh di Jakarta, tambah sekali di tol (Cipali/Trans Jawa) supaya arteri ke Purwokerto lebih santai.
Navigasi: saya kunci tujuan Purwokerto, tapi tetap pantau info lalu lintas (pasar tumpah/pekerjaan jalan) dan cuaca.
Foto
Kendala yang sempat saya temui dan cara saya menyelesaikannya:
Truk lambat beruntun di jalur arteri. Solusi: sabar, jaga jarak, tunggu ruang panjang yang bersih. Jangan nekat menyalip dua kendaraan sekaligus.
Pasar pagi atau perlintasan padat. Solusi: kurangi kecepatan, ikuti arus, jangan terpancing ambil jalur berlawanan.
Hujan deras di arteri bikin visibilitas turun. Solusi: tambah jarak, nyalakan lampu, dan jangan buru-buru.
Setelah tiba di Purwokerto, saya biasanya langsung melakukan tiga hal:
Parkir aman dulu, rapihin barang penting, dan pastikan tubuh nggak tegang (stretch 1–2 menit).
Cek agenda: kalau lanjut ketemu orang/meeting, saya atur waktu buffer 20–30 menit biar nggak mepet.
Atur makan siang: saya prefer tempat yang parkirnya lega, menunya jelas, dan harga masuk akal. Di Purwokerto, saya mampir Restoran Taman Pringgading—enak buat keluarga/rombongan, area parkir nyaman, dan nggak ribet kalau bawa banyak orang.

Foto atmosphere

Ringkasan catatan waktu berangkat yang menurut saya paling aman:

Pagi buta (03.00–05.00): Jakarta lebih sepi, MBZ nyaman, Tol panjang masih enak.
Tiba Purwokerto jelang siang, masih sempat makan dan lanjut agenda.
Malam (sesudah 20.00): alternatif kalau nggak bisa subuh. Tapi wajib siap fisik, jangan maksa saat ngantuk.
Ringkasan keputusan selama perjalanan ini:
Pilihan rute: Jakarta → MBZ → Cipali → Palimanan → Pejagan/Brebes → Bumiayu → Ajibarang/Wangon → Purwokerto.
Istirahat utama: 1x di rest area tol (BBM + toilet + peregangan).
Pit stop tambahan: 1x di arteri (minimarket/toilet singkat).
Komunikasi: kabari tujuan 30 menit sebelum tiba kalau ada janji.
FAQ (ringkas, SEO-friendly)
Apa rute paling stabil dari Jakarta ke Purwokerto?
Umumnya paling stabil: Jakarta → MBZ → Cipali → Palimanan → Pejagan/Brebes → Bumiayu → Ajibarang/Wangon → Purwokerto.
Berapa lama waktu tempuh normal?
Rata-rata ±7–9 jam. Bisa lebih cepat kalau tol lancar dan arteri tidak padat.
Lebih baik berangkat jam berapa?
Paling nyaman: 03.00–05.00. Alternatif: malam setelah 20.00, tapi pastikan kondisi fisik aman.
Kalau naik kereta bagaimana?
Bisa turun di Stasiun Purwokerto, lalu lanjut taksi/ojek/penjemputan menuju lokasi.
Apakah jalur arteri Bumiayu–Ajibarang banyak hambatan?
Ada titik padat (pasar/angkutan), jadi kuncinya sabar, jaga jarak, dan pilih jalan utama.
Lokasi tujuan detail?
Restoran Taman Pringgading Purwokerto
Jl. DI Panjaitan No.217, Karangreja, Purwokerto Kidul, Purwokerto Selatan, Banyumas, Jawa Tengah 53141.
Patokan waktu: total ±7–9 jam dengan kondisi normal.

Purwokerto • Restoran Keluarga

Restoran Taman Pringgading Purwokerto

Tempat makan yang nyaman, parkir lega, cocok untuk keluarga dan rombongan.

05
Jan
2026

Tinggalkan Balasan

Categories

About Company

Hadir sejak tahun 1987 dari kota kecil di kaki gunung Slamet bagian selatan, tepatnya di kota Purwokerto resto Pringgading sebagai cabang pertama.

info Lain