
Cari Rute Jakarta ke Tanjakan Sikarim (Sembungan, Kejajar, Wonosobo) |Kalau targetmu tanjakan Sikarim (arah Sembungan–Kejajar, Wonosobo), paling enak itu touringnya dibuat rapi:
keluar Jakarta pagi buta, ambil jalur arteri yang jelas, dan istirahat rutin biar badan tetap enak.
Yang penting diingat: motor tidak boleh masuk tol, jadi fokus kita rute arteri (Pantura + jalur tengah).
Saya biasanya mulai persiapan dari rumah: cek ban, rem, lampu, rantai/oli (atau CVT kalau matic), jas hujan, sarung tangan,
dan pastikan HP + holder aman. Di rute jauh, yang bikin capek itu bukan cuma jarak—tapi stop-go, panas, dan badan tegang.
Rute yang umumnya gampang diikuti dan minim drama:
Jakarta → Karawang → Cikampek (arteri) → Pantura (Pamanukan–Indramayu) → Cirebon → Brebes/Tegal → Slawi → Bumiayu → Ajibarang → Purwokerto → Banjarnegara → Wonosobo → Kejajar → Sembungan → Jl. Sikarim.
Kalau bisa, berangkat antara 03.00–05.00. Tujuannya simpel: keluar area Jakarta–Bekasi–Karawang saat jalan masih lengang.
Setelah itu baru ritme touringnya enak: stabil, nggak kebanyakan berhenti, dan badan nggak cepat “habis” di awal.
Jalur Pantura itu enaknya jelas dan lurus, tapi siapin mental soal: truk besar, angin samping, dan panas.
Trik saya: jaga lajur, jangan kebanyakan nyalip, dan setiap 1,5–2 jam ambil jeda 10 menit (minum + lemesin badan).
Setelah Cirebon biasanya lalu lintas mulai campur: truk, bus, kendaraan lokal.
Masuk area Tegal–Slawi–Bumiayu, jalannya makin “hidup” (lebih banyak aktivitas warga).
Di sini kuncinya: sabaran, sein lebih awal, dan jangan maksa nyalip di tikungan.
Bagian ini biasanya jadi “reset” enak. Banyak minimarket, tempat makan, dan SPBU.
Kalau kamu touring jauh, saya saranin pit stop agak panjang di area Purwokerto (atau sekitar Ajibarang),
misalnya 20–30 menit: isi bensin, makan ringan, dan cek kondisi motor sebentar.
Kalau kamu ambil jalur Ajibarang → Purwokerto → Banjarnegara → Wonosobo, enak banget buat
pit stop agak panjang di Purwokerto. Selain isi tenaga, kamu juga bisa cek kondisi motor sebentar
(ban, rem, oli/rantai) sebelum lanjut ke jalur naik-turun arah Banjarnegara–Wonosobo.
Salah satu tempat yang nyaman buat keluarga/rombongan dan parkirnya enak adalah
Restoran Taman Pringgading Purwokerto.
Purwokerto • Restoran Keluarga
Cocok buat istirahat makan sebelum lanjut touring ke Banjarnegara–Wonosobo.
Setelah masuk jalur Banjarnegara–Wonosobo, hawa biasanya lebih adem, tapi mulai ada tanjakan dan tikungan.
Ini momen penting buat motor: jaga suhu mesin, jangan kebut-kebutan, dan manfaatin engine brake.
Nah ini bagian yang paling dicari: arah Kejajar–Sembungan menuju Jl. Sikarim.
Rutenya cenderung naik, bisa berkabut, dan beberapa titik sempit.
Saran saya: masuk area ini jangan terlalu sore—biar nggak ketemu gelap + kabut sekaligus.
Total umumnya 9–13 jam untuk touring santai dengan beberapa kali istirahat.
Kalau kamu tipe yang sering foto-foto atau ngopi dulu, ya wajar bisa lebih lama.
Tanjakan Sikarim
Jl. Sikarim, Sawah & Hutan, Sembungan, Kec. Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah 56354
Google Maps: https://maps.app.goo.gl/3ocVQgaayHrqQbSz5
Wonosobo • Kejajar • Touring Motor
Cocok buat rute touring: naik-turun, view, tapi tetap utamakan safety.
Motor bisa lewat tol Trans Jawa?
Tidak. Motor dilarang masuk tol, jadi pilih rute arteri (Pantura + jalur tengah).
Berangkat jam berapa biar enak?
Paling nyaman 03.00–05.00 supaya keluar Jakarta cepat dan ritme touring stabil.
Matic aman buat ke Sikarim?
Aman kalau kondisi motor sehat (CVT, kampas rem, ban). Pas nanjak jaga RPM stabil, jangan dipaksa ngebut.
Bagian paling rawan di rute ini di mana?
Biasanya Pantura (truk + panas) dan area mendekati Kejajar/Sembungan (kabut + tanjakan). Fokus safety.
Lokasi Tanjakan Sikarim itu di mana tepatnya?
Jl. Sikarim, Sawah & Hutan, Sembungan, Kejajar, Wonosobo, Jawa Tengah 56354. Link Maps: https://maps.app.goo.gl/3ocVQgaayHrqQbSz5